5 Tips Dalam Memilih Lem Wallpaper Yang Tepat

www.wallpaperkeren.net – Lem wallpaper adalah sebuah lem khusus untuk wallpaper dinding. Sedangkan “lem biasa”, adalah sebutan untuk “lem kertas”. Tidak seperti lem biasa yang Kita temukan sehari-hari, Lem Wallpaper ini pada umumnya hanya di jual di toko bangunan. Sedangkan Lem Biasa atau Lem kertas bisa ditemukan mudah di toko toko di sekitar Kita. Lem biasa atau lem kertas mudah ditemukan karena memang banyak yang memakainya, khususnya para pelajar sekolah yang menggunakan lem tersebut untuk kebutuhan tugas sekolah. Sedangkan lem wallpaper hanya dibutuhkan oleh orang-orang dewasa yang ingin memasang wallpaper pada dinding rumah Mereka.

Dari segi daya rekat juga berbeda. Lem biasa atau lem kertas memiliki daya rekat yang lemah karena memang hanya diperuntukkan untuk merekatkan kertas (tipis). Sedangkan lem wallpaper memiliki daya rekat yang sangat kuat sehingga mampu untuk merekatkan wallpaper yang tebal ke permukaan dinding rumah.

Namun memilih wallpaper yang tepat bukanlah hal yang mudah. Karena ada banyak jenis lem wallpaper dinding yang ada di pasaran. Selain itu ada faktor lain dalam memilih lem wallpaper dinding. Sehingga dibutuhkan pengetahuan dan persiapan sebelum membeli wallpaper dinding. Karena jika Kita membeli wallpaper dinding, namun tidak sesuai yang Kita harapkan, maka hasilnya ada percuma atau mubadzir. Untuk mengatasi hal tersebut, www.wallpaperkeren.net akan memberikan tips untuk memilih wallpaper sesuai kebutuhan.

Tips Memilih Lem Wallpaper

1. Jenis Lem Wallpaper Dinding
Secara umum, ada 2 jenis lem wallpaper. Lem wallpaper dalam bentuk bubuk dan Lem wallpaper dalam bentuk pasta.

Lem Wwallpaper Bubuk
lem wallpaper bubuk
adalah lem wallpaper yang memiliki tekstur bahan seperti bubuk. Lem wallpaper tipe bubuk ini tidak langsung bisa digunakan, melainkan harus diracik menjadi adonan terlebih dahulu. Cara meraciknya cukup susah-susah gampang. Caranya adalah : Siapkan wadah untuk menampung air, lalu tuang bubuk lem wallpaper sedikit demi sedikit. Pastikan takarannya tepat, agar lem dapat bekerja dengan baik. Jika kebanyakan air, maka adonan lemnya akan encer, dan tentu saja daya rekatnya akan berkurang. Dan jika kurang air, maka adonan akan cepat menggumpal, dan lem akan cepat kering. Jadi takaran air dan takaran bubuk lem harus tepar, untuk itu Kamu bisa melihat takarannya pada kemasan atau bungkus lem wallpaper tersebut.

Lem Wallpaper Pasta
lem wallpaper pasta
adalah lem yang memiliki bentuk tekstur seperti pasta atau bisa juga disebut sebagai Gell. Lem wallpaper berbentuk pasta ini terbilang praktis, karena mudah digunakan. Pengguna tidak perlu untuk membuat adonan lem terlebih dahulu. Pengguna tidak perlu untuk menyiapkan wadah baskom berisi air. Cukup buka kemasan wallpapernya saja, maka lem pasta tersebut bisa langsung digunakan, dan dioleskan ke dinding. Namun, biasanya pada kemasan bungkus lem wallpaper pasta tidak ada “Zip Lock” atau “Tutup”, untuk menutup lem pasta tersebut, sehingga lem akan lebih cepat mengering dan tidak bisa digunakan. Untuk itu lebih baik gunakan lem wallpaper pasta tersebut sampai habis.

2. Fungsi & Fitur Lem Wallpaper
fitur dan fungsi lem wallpaper
Ada banyak fitur yang disediakan pada lem wallpaper dinding. Sehingga Kamu bisa memilih fitur mana yang cocok digunakan pada permukaan dinding rumah Kamu ataupun pada kondisi pada ruangan Kamu.

Lem Wallpaper Untuk Ruangan lembab
Ruangan yang lembab memerlukan perhatian yang khusus dan spesial. Itu karena ruangan dengan suasana yang lembab, akan mengundang jamur, bakteri, dan lumut, yang mana akan membuat tembok cepat rusak, Dan sepertinya cukup berbahaya bagi manusia juga. Jika Kamu memiliki ruangan yang dirasa lembab, segeralah pilih lem wallpaper dengan fitur khusus anti bakteri, anti jamur, dan anti lumut.

Lem Wallpaper Untuk Dinding Kayu
Berbeda dengan dinding rumah pada umumnya yang ada Indonesia, dimana kebanyakan dinding rumah menggunakan batu bata yang dilapisi semen. Ternyata ada beberapa rumah yang memiliki dinding yang terbuat dari kayu. Tentu dinding batu bata dan dinding kayu memiliki perbedaan dari segi karakteristik dan segi material. Untuk itu dibutuhkan lem wallpaper khusus untuk tembok kayu. Lem wallpaper khusus dinding kayu ini disebut sebagai PVA atau PVAc (polyvinyl acetate), yang memiliki tekstur kendal dan sangat lengket, sehingga memudahkan memasang wallpaper kepada dinding kayu tanpa membuatnya menggelembung.

Lem Wallpaper Untuk Dinding Keramik
Keramik adalah sejenis Ubin yang terbuat dari batu yang sudah di poles. Sudah lumayan banyak orang yang menggunakan Keramik untuk ditempelkan di dinding rumah mereka. Keramik biasanya direkatkan ke dinding dengan semen. Namun setelah direkatkan, tentu saja keramik akan sulit untuk dilepas dari dinding. Mungkin pemilik rumah ingin suasana baru dari temboknya tersebut, namun pemilik rumah sudah terlanjur mamasang marmer pada temboknya, mau tidak mau akhirnya pemilik rumah memutuskan untuk memasang wallpaper pada dinding marmer tersebut. Karena memiliki permukaan yang licin, tentu saja ada lem wallpaper khusus untuk dinding Keramik. Lem Wallpaper khusus keramik ini memiliki campuran dispersion adhesive minimal 20%, yang berbasis air.

3. Kemasan / Bungkus Lem Wallpaper
Biasanya, terdapat 2 tipe kemasan atau bungkus yang beredar di pasaran. Yaitu lem wallpaper dengan kemasan bungkus plastik dan kemasan wadah bucket (ember).

Lem Wallpaper Kemasan Ember Bucket
lem wallpaper bucket
Jika Kamu membeli lem wallpaper dalam kemasan ember bucket maka Kamu akan merasa aman, sebab tutup dari Ember Bucket itu akan menghalangi udara masuk, sehingga lem tidak akan mudah kering.

Lem Wallpaper Bungkus Plastik
lem wallpaper bungkus plastik
Namun jika Kamu membeli lem wallpaper dalam kemasa bungkus plastik, maka Kamu harus cukup khawatir, karena biasanya tidak ada kunci zip lock yang bisa menutup wadah bungkus platik tersebut. Jadi, begitu Kamu telah menggunakan lem tersebut, cepat-cepatlah menutupnya dengan cara apapun dan segera menyimpannya di tempat tertutup supaya lem tersebut tidak cepat kering. Atau alangkah lebih baik gunakan lem wallpaper tersebut sampai habis tak tersisa.

4. Jumlah Isi Bahan Dari Lem Wallpaper Tersebut
jumlah isi lem wallpaper
Lem wallpaper yang dijual di pasaran terdapat jumlah takaran dari Isi lem tersebut. Biasanya, pada kemasan lem wallpaper tersebut akan tertulis takaran jumlahnya yang dihitung berdasarkan beratnya, seperti G (Gram) sampai KG (Kilo Gram). Agar dapat membeli lem wallpaper sesuai kebutuhan maka lihatlah ukuran jumlah berat yang terlampir pada kemasannya. Untuk penggunaan yang kecil, atau untuk pemasangan wallpaper dinding di ruangan yang kecil, gunakanlah lem wallpaper yang kecil pula, yang takarannya seberat dibawah 1 KG. Atau jika dalam penggunaan masif, atau untuk pemasangan wallpaper dinding di ruangan yang luas, maka pilihlah lem wallpaper yang besar, yang takarannya beratnya 1 KG atau lebih dari 1 KG. Bahkan ada lem wallpaper yang dijual sampai 4 KG.

5. Harga Lem Wallpaper Dinding
harga lem wallpaper
Dan yang dibahas terakhir tentu saja adalah harga dari lem wallpaper dinding tersebut. Untuk harga, tenang saja, karena harga lem wallpaper dinding itu relatif murah. Harga lem wallpaper dinding yang paling murah berada di kisara belasan ribu rupiah , sedangkan yang paling mahal ada di kisaran Lima Puluh Ribu rupiah. Perbedaan selisih harga ini tentu saja banyak faktornya, contoh seperti : Merk, Kualitas, Fitur, dan kuantitas dari isi lem tersebut apakah sedikit atau banyak.

Leave a Comment

Your email address will not be published.